Kia Kembali Menghadirkan Sedan Hybrid Pertama

Tidak hanya di Indonesia, bahkan hampir semua negara di dunia sudah mengurangi emisi gas buang. Begitu pula dengan Kia yang berencana akan mengurangi emisi gas buang hingga 25% sebelum akhir dekade. Untuk mewujudkan hal itu, Kia pun meluncurkan Kia Optima PHEV dengan plug-in hybrid pertama kali yang diterapkan oleh Kia.

Mobil ramah lingkungan yang diproduksi oleh Kia tersebut diyakini bisa menempuh jarak 53 km dalam mode listrik. Jarak tersebut dirasa sangat cukup untuk berkeliling kota tanpa harus membuang emisi gas.

Kia Kembali Menghadirkan Sedan Hybrid Pertama

Kinerja dari Kia Optima ini juga cukup menarik, pasalnya kamu bisa mengaksesnya dengan dua mode penggunaan mesin melalui tombol di konsol tengah. Ketika kamu memilih mode EV maka mobil akan bekerja sepenuhnya menggunakan baterai. Sedangkan ketika kamu memilih HEC, maka mobil akan bekerja secara kombinasi antara motor listrik dan mesin.

Pada bagian interior dari mobil ini juga cukup menarik perhatian karena dibalut dengan faux leather berwarna hitam selain itu juga dilengkapi dengan dual-zone automatic air conditioning, lingkar kemudi, cruises control with a speed limiter dan electronic parking brake. Untuk kenyaman berkemudi, pengemudi bisa terkoneksi dengan dunia luar karena pada mobil tersebut terpasang Android Auto dan Apple CarPlay. Dilengkapi pula dengan fitur Kia audio-visual navigation (AVN) yang dijalankan melalui layar touchscreen.

Masih tentang kemudi, pengemudi kia bisa menempatkan Drive Mode Select yang mana akan memberikan kesempatan pada pengemudi untuk memilih mode berkendara Eco atau normal. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan dari pengemudi itu sendiri.

Sedangkan untuk bagian eksterior, Kia Optima PHEV tersebut akan dibekali dengan air flep grill, dibekali pula dengan roda alloy wheel berukuran 17 inci, LED daytime running lights yang mana dilengkapi dengan auto levelling and follow-me home.

Sedangkan untuk bagian dapur pacu, Kia Optima generasi terbaru tersebut akan menggunakan mesin 2.0 liter direct injection yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 156 hp. Mesin juga bisa dikombinasikan dengan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 50kW atau setara 60 hp. Kia memforkuskan nilai aerodinamika yang mana bisa menghemat konsumsi bahan bakar atau BBM.